METODE PEMBIAKAN MASSAL KUMBANG DAUN KEDELAI, Phaedonia inclusa Stal

METODE PEMBIAKAN MASSAL KUMBANG DAUN KEDELAI, Phaedonia inclusa Stal


1. Cara Memperoleh Serangga Biakan

Phaedonia inclusa Stal hanya ada di Indonesia dengan daerah penyebaran yang sangat terbatas. P. inclusa hanya dijumpai di Jawa tengah dan Jawa Timur (Khalsoven, 1981) dan terakhir ditemukan di daerah transmigrasi Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara (Doda, 1980). Jawa Timur dapat dijumpai di Jenggawah dan Tanggul (Jember), Pasuruan, Probolinggo, dan Ngawi.

Serangga dapat diperoleh hanya pada pertanaman kedelai pada berbagai tahap pertumbuhan tanaman. Serangan pada fase vegetatif akan tampak tanaman kedelai terkulai layu dan akhirnya kering seperti terserang M. dolichostigma. Pada tanaman teserang tesebut dapat dijumpai imago, telur pada permukaan daun bagian bawah, dan larva pada batang pucuk atau daun.

Waktu mengumpulkan P. inclusa, imago dan larva dapat ditempatkan pada satu kotak pemeliharaan, tetapi imago dan telur harus dipelihara pada kotak yang terpisah karena imago bersifat kanibal terhadap telur. Setelah sampai laboratorium masing-masing stadia dipelihara pada kotak yang terpisah.

2. Penanaman Kedelai untuk Pakan Dalam Pembiakan P. inclusa

Sebelum melaksanakan pengumpulan P. inclusa dari lahan kedelai petani harus melakukan penanaman kedelai untuk pakan larva dan imago serta untuk media peneluran imago. Penanaman dilakukan secara bertahap dan jarak antara waktu tanam tergantungpada luas areal tanam. Sebagai contoh, tiap kali tanam dilakukan sebanyak 250 rumpun dengan interval penanaman satu minggu. Setelah berumur 28 HST sudah dapat digunakan untuk pakan P. inclusa. Cara pengambilan tanaman kedelai untuk pakan tersebut dengan cara memotong batang di atas daun tanggal supaya supaya dapat membentuk cabang atau tunas baru.

Setelah tunas/cabang memiliki empat daun trifoliate sudah dapat dipanen lagi untuk pakan. Batang kedelai/tunggul kedelai dibersihkan, dicabut, dan lahan tersebut dapat dipakai untuk menanam kedelai pakan berikutnya. P. inclusa hanya dapat diberi pakan tanaman pucuk kedelai. Oleh karena itu selama pembiakan atau selama penelitian tanaman kedelai umur 14-35 HST harus tersedia. Tanaman inang lain P. inclusa hanya Desmodium sp. Belum diketahui pengaruh pakan ini terhadap perkembangan dan pertumbuhan populasi P. inclusa.

3. Cara Pemeliharaan Imago P. inclusa

Imago yang berhasil dikumpulkan dari lahan pertanaman kedelai petani dipelihara dalam kotak plastic tertutup. Bagian dasar kotak diberi alas kertas supaya air tidak mengalir pada dasar kotak yang berasal dari tanaman kedelai pakan.

Cara menyediakan pakan untuk imago P. inclusa adalah sebagai berikut. Tanaman kedelai umur 28-35 HST dipotong batangnya di atas daun tunggal dan ditempatkan pada kantong plastik besar atau kantong kresek, atau kotak plastik bertutup dengan maksud supaya daun kedelai untuk pakan tersebut tidak layu dan tetap segar.

Tanaman kedelai untuk pakan tersebut perlu dicuci terlebih dahulu dalam ember besar 3-4 kali. Selanjutnya tanaman dikeringanginkan dengan cara menempatkan tanaman tersebut di gelas piala yang berisi air sehingga pangkal batang terendam di air dan air pada daunnya menetes dan akhirnya kering angin.

Setelah air pada daun kedelai pakan sudah kering, tanaman pakan pada pangkal batangnya dibungkus dan diikat dengan kapas basah, kemudian pangkal batang dan kapas dibungkus lagi dengan parafilm atau kantong plastik. Tiap ikat tanaman kedelai pakan tersebut ditempatkan pada kotak tertutup supaya tidak layu. Yang penting bahwa tanaman kedelai untuk pakan imago tersebut harus tetap segar, tidak layu  apalagi kering. Selain itu daun kedelai pakan harus ada yang muda dan batang pucuk karena kandungan lecitin tinggi diperlukan untuk peneluran. Selain untuk pakan imago, diperlukan juga daun tua (yang sudah berkembang penuh) untuk tempat meletakkan telurnya.

Pakan dan media peneluran diganti setiap hari, demikian pula telur yang diletakkan imago dikumpulkan stiap hari dan diberi tanggal peneluran. Jumlah imago per kotak peneluran jangan terlalu sedikit dan jangan sampai terjadi semua imago adalah jantan atau betina saja. Imago jantan berukuran lebih kecil dari pada imago betina. Kalau ingin memastikan berapa jantan dan berapa betina, tunggu sampai semua imago kopulasi, langsung dihitung dan dipindah ke kotak peneluran yang lain.

4. Pemeliharaan Telur P. inclusa

Untuk tempat pemeliharaan telur digunakan kotak plastik atau cawan Petri. Pada dasar kotak diberi alas kertas. Di atas kertas tersebut diletakkan daun-daun kedelai yang mengandung telur. Telur harus berada pada bagian atas supaya mudah diamati apakah telur tersebut sudah menetas atau belum. Telur yang akan menetas akan berubah warna dari kuning menjadi agak hitam.

Di alam, telur umumnya diletakkan pada permukaan daun kedelai bagian bawah. Di laboratorium letak telur tergantung pada posisi daun dalam kotak pemeliharaan imago. Daun yang mengandung telur P. inclusa, dipetik kemudian daun diletakkan pada dasar kotak pemeliharaan telur dengan posisi telur berada di atas supaya mudah diamati perkembangan telur tersebut. Daun-daun yang mengandung telur tersebut diletakkan berjejer sehingga semua telur tampak jelas dari atas. Dalam kotak pemeliharaan telur tidak boleh ada imago yang terikut sebab akan membahayakan telur. Telur-telur tersebut dapat dimakan imago sebelum menetas. Apabila telur-telur telah berubah warna dari warna kuning menjadi agak hitam, hal ini berarti telur akan menetas hari berikutnya.

5. Pemeliharaan Larva P. inclusa

Larva yang baru keluar dari telur berwarna hitam dan akan makan daun di sekitar tempat telur diletakkan. Karena daun tempat telur agak tua maka setelah larva keluar dari telur, daun tempat larva tersebut ditempelkan pada daun-daun pucuk kedelai supaya larva dapat pindah sendiri ke daun yang baru dan masih segar. Cara menyediakan pakan larva mirip dengan cara menyediakan pakan dan media peneluran imago. Pada saat larva masih kecil, pakan dapat diganti setiap dua hari. Kalau jumlah larva banyak per kotak pemeliharaan dan daun-daun tersisa tinggal sedikit maka pakan larva diganti setiap hari. Pemindahan larva dilakukan dengan menggunakan kuas halus.

Setelah larva berubah warna menjadi agak terang, segera dipersiapkan tanah lembab dalam kotak pemeliharaan pupa.

6. Pemeliharaan Pupa P. inclusa

Kotak pemeliharaan pupa mula-mula diberi alas kertas, kemudian dimasukkan tanah lembab sebanyak 2/3 bagian kotak. Di atas tanah diberi kertas yang telah dilipat dua diletakkan di tengah-tengah permukaan tanah. Selanjutnya ditaruh daun kedelai segar dan di atasnya diinfestasikan larva instar terakhir dari P. inclusa.

Kalau larva sudah siap masuk ke prepupa, larva akan masuk ke dalam tanah untuk membuat kokon dari tanah. Setelah semua larva masuk ke dalam tanah sisa-sisa daun kedelai di atas kertas dibersihkan.

Sebelum imago keluar dari dalam tanah, di atas permukaan tanah telah disediakan pakan yang baru untuk imago generasi berikutnya.

7. Pemeliharaan Imago P. inclusa

A. Imago yang diperoleh dari lapangan (lahan petani)

– Kotak plastik diberi alas kertas supaya kotak plastik tidak kebanjiran air.

– Pucuk kedelai umur 21 HST dipotong dari pohonnya, ditempatkan dalam kantong plastik supaya tidak layu, dicuci dengan air kran kemudian daunnya dikeringanginkan dengan cara batang bekas potongan direndam dalam air dalam gelas piala sehingga air dari daun menetes, tetapi tidak layu karena pucuk tanaman dapat air melalui batang pucuk.

– Setelah daun kedelai kering angina, 1-3 pucuk ujung/pangkal batangnya dibungkus dengan kapas basah kemudian kapas dan batang dibungkus lagi dengan parafilm. Kalau tidak ada parafilm bias dipakai kantong plastik kecil dan selanjutnya pangkal batang yang terbungkus plastik tersebut diikat dengan karet gelang. Selanjutnya pakan (pucuk kedelai) siap digunakan untuk pakan dan tempat bertelur imago atau pakan larva. (W. Tengkano)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s