Email dari Wageningen, Belanda

Email dari Wageningen, Belanda

Karawang, 29 January 2016

Dalam bulan Januari ini saya telah menerima surat ajaib “LoA= Letter of Admission dari salah satu Universitas di Belanda yang mana Life Sciences nya no 1 di Eropa, University of Wageningen. Kadang senyum-senyum sendiri melihat LoA yang sudah saya print dari printer di kantor (printer saya catridge nya minta diganti). Buat persiapan ngurus Visa hehe. Di bulan Januari ini adalah masa libur mahasiswa, jadi dosen nya nyantai aja menunggu semester baru sambil mempersiapkan materi kuliah.

Kebanyakan datang ke kantor (re: kampus) dari pagi dan pulang sehabis magrib atau seringnya sih menjelang magrib. Duduk anteng di kantor sambal berselancar di dunia maya khususnya membaca postingan-postingan para Short Course Awardee baik yang didanai Nuffic Neso, NFP, Stuned, atau beasiswa Belanda lainnya. Sesekali diminta Kaprodi untuk membuat SK Mengajar untuk Semester Genap. Well it’s not that hard!

Baca postingan para awardee kadang bikin ketawa sendiri. Melihat kerempongan mereka yang juga saya alami saat ini. Kegelisahan dimulai pada bulan Desember 2015, menunggu kepastian dari CDI Wageningen. CDI Wageningen adalah lembaga yang mengurus Short Course, lembaga ini di bawah Wageningen University. Tidak ada niatan satupun untuk menanyakan hasil pengumuman, hanya saja saya pernah nanya via twitter CDI @cdiwageniningenUR hehe. Kegelisahan tentang pengumuman beasiswa NFP yang saya apply akhirnya sirna sudah. Sekitar tanggal 6 Januari 2016 datang email dari Belanda.

Picture1

Didalam file .pdf yang dilampirkan, saya dinyatakan diterima sebagai penerima fellowship/scholarship. Saya diminta menunggu sekitar 10 hari lagi dan kemudian CDI Wageningen akan mengirimkan LoA resminya. Saya kemudian menunggu sampai 10 hari kedepan tapi belum juga ada email masuk. Hahahaa.. Hebohnya saya sudah memberitahu kabar baik ini dengan orang terdekat di rumah via telfon. Saya telfon ke rumah dan ayah saya mengangkat yang intinya bilang kalau “Alhamdulillah semoga semuanya lancar”. Selain itu saya memberitahu teman-teman terdekat saya dan juga pembimbing saya dulu (Bismillah aja semoga ga ada kendala yang berarti).

Kegelisahan demi kegelisahan semakin mendera, datang lagi email dari Belanda yang intinya mengucapkan selamat atas terpilihnya sebagai awardee dan langkah yang harus dilakukan. Di dalam email itu saya diharuskan memberikan konfirmasi balik ke pihak CDI Wageningen apakah akan menerima atau menolak fellowship yang telah diberikan.

Picture2

Kali ini saya langsung memberikan konfirmasi untuk menerima Fellowship. Saya menerima fellowship dan segala ketentuannya. Sampai saat ini saya pun menunggu kepastian kenapa belum ada email lagi ya dari Mr. Fanny Vanbijsteren (saya sudah bisa menulis namanya hehee). Apakah email konfirmasi saya tidak sampai ke inbox mereka? (pikiran buruk melanda hehe). Ditambah lagi pernah baca postingan seorang blogger yang juga dapat NFP Fellowship dari KIT. Beliau diberi waktu untuk mengirimkan konfirmasi beasiswa, namun alhasil lewat akun yahoomail email konfirmasi tersebut tidak sampai. Aduhhh… (tambah parno lagi). Ga lucu kan gagal dapat fellowship gara gara email konfirmasi ga nyampek? Hahaha Alhasil saya mengirim konfirmasi dua kali, satu ke email training CDI dan satunya lagi ke Mr. Fanny Vanbijsteren. Semoga email konfirmasi yang saya kirim, aman sampai ke Wageningen yaaa. Aminn

Picture3

Sampai saat ini saya sedang menunggu email balasan dari Mr. Fanny Vanbijsteren semoga sesegera mungkin saya akan dikirimi 3 surat penting yaitu: Aircraft e-ticket, Insurance certificate, dan Hotel Confirmation Letter. Tiga surat penting tersebut menjadi bekal saya untuk mendaftarkan Visa Schengen, visa untuk masuk ke Benua Eropa.

Disaat saya sedang menulis postingan ini, tidak lama kemudian saya mendapatkan email konfirmasi kembali dari Mr. Fanny Vanbijsteren. Tepatnya sekitar pukul 20.00 an malam, disaat saya sedang mengajar les anak-anak di Teluk Jambe Karawang. Email saya baca sekilas dan saya melanjutkan mengajar Bahasa Inggris. Seusai les berakhir saya baca benar-benar email tersebut. Dan surprisingly saya mengenal salah satu participant yang lolos fellowship namanya Vani Nur Octaviany. Yes, she is my senior in Entomology and we have the same supervisor. That is Dr. Purnama Hidayat M.Sc.

Wow amazing, the world is small. We accidently meet in this course without anything known before. Jauh jauh ke Belanda ketemu nya sama anak Ento juga hehe. Sama dengan jodoh kali ya, udah pergi jauh-jauh eh ketemunya sama yang dekat juga (who knows yaa..) #gausahbaper hahahaa. Urusan jodoh udah ada di Lauhul Mahfuz. Semoga tahun ini udah bisa ganti status yaa dari status lajang. Siapa tau nanti bisa S3 bareng di Wageningen atau Goettingen. Having many children there and live temporary in Europe (who knows yaa). Selama kita mau berusaha dan berdoa apasih yang tidak mungkin?

Sampai jumpa lagi ya, the story will be continue as soon as possible.

See you in Netherland (#eaaaaaaaa….)

Kind regards,

Afifah Lutfi

 

6 thoughts on “Email dari Wageningen, Belanda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s